Thursday, November 27, 2014

Produk Indonesia "TERRY PALMER"

Terry Palmer adalah merek handuk buatan dalam negeri. Meski produksi Indonesia, nama Terry Palmer sudah diakui di kancah internasional dan dunia. Bahkan pada 1988 sudah dipasarkan di Jepang, Eropa, dan Amerika. Produk ini tidak hanya mengedepankan fashion, tapi  kemewahan dan kelembutan.

Salah satu produk terbaik adalah Luxury Bath Collection. Handuk ini terbuat dari katun mesir dengan paduan koleksi batu Swarovski yang menambah unsur kelembutan bagi pemiliknya.

Perusahaan ini berkomitmen menjadi industri handuk kelas dunia dengan meningkatkan mutu produk dan ekspansi pasar. Terry Palmer mengutamakan kualitas, kenyamanan dan gaya.

Terry Palmer terbuat dari 100% Combed Cotton untuk kelembutan ekstra mewah dan daya serap maksimal. Terry Palmer adalah handuk mewah yang sempurna untuk kulit indah Anda. Untuk menjaga kualitas produk perusahaan ini mengutamakan unsur kesehatan dengan memperhatikan bahan yang higienis dan anti bakteri. Hal tersebut bertujuan melindungi para konsumennya.

Terry Palmer juga kerap mengampanyekan untuk mencuci handuk tiga kali sehari. Handuk yang dipakai memicu berkembang biaknya bakteri, kuman dan jamur yang menyebabkan permasalahan kulit serta bau tidak sedap. Untuk ke depannya, Terry Palmer mempunyai target untuk menjadi produk handuk yang dipakai secara luas di Indonesia dan masyarakat dunia. 
Handuk Terrry Palmer adalah salah satu handuk terbaik di Indonesia karena target pasarnya adalah export sehingga mereka tidak main main dengan kualitas.

Handuk Terry Palmer memiliki beberapa jenis product seperti Terry Palmer Premium, Terry Palmer Concept, Terry Palmer Exclusive, Pio Terry Palmer khusus untuk handuk anak dan kimono terry palmer. Untuk ukurannya tersedia mulai dari handuk muka, handuk sedang / sport, handuk mandi dan handuk pantai.

Handuk Terry Palmer Premium


memiliki koleksi yang terbanyak untuk kategori handuk motif. Tersedia dalam ukuran 70×140 dan beragam motif. Dengan gramasi 500-650 membuat handuk ini sangat cocok untuk dijadikan koleksi pribadi atau sebagai souvenir handukuntuk kerabat anda.


Handuk Terry Palmer Concept 


secara khusus dirancang bagi mereka eksekutif muda yang kreatif, yang energik dan tidak takut untuk mencoba hal baru dalam hidup. Interaksi warna yang harmonis disempurnakan oleh kelembutan menakjubkan dari handuk Terry Palmer Concept. Terry Palmer Concept benar-benar menunjukkan warna sejati Anda.

Menteri Kelautan dan Perikanan "SUSI PUJDIASTUTI"






Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran15 Januari 1965. Sekarang beliau berumur  49 tahun. Beliau adalah seorang Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pengusaha pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat. Hingga awal tahun 2012, Susi Air mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe seperti 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 180 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
                Keluarga Susi memiliki usaha ternak, memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya adalah Haji Ireng, yang dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya. Setelah mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun berhenti di kelas 2 karena dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.
                Seputus sekolah, Susi menjual perhiasannya dan mengumpulkan modal Rp.750.000 untuk menjadi pengepul ikan di Pangandaran pada tahun 1983. Bisnisnya berkembang hingga pada tahun 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster yang diberi merek "Susi Brand." Bisnis pengolahan ikan ini pun meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika. Karena hal ini, susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut produk hasil lautnya dalam keadaan masih segar.
Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 miliar menggunakan pinjaman bank. Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang. Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi. Di saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan pesawatnya itu yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di BalikpapanJawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 32 pesawat Cessna Grand Caravan, 9 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 49 dan mengoperasikan 50 pesawat terbang beragam jenis.
                Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang ditetapkan secara resmi pada 26 Oktober 2014. Sebelum dilantik, Susi melepas semua posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi lainnya, termasuk Presiden Direktur PT. ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan serta PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di bidang penerbangan untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis. Selain itu, alasan lain Susi melepas semua jabatannya adalah agar dapat bekerja maksimal menjalankan pemerintahan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.
Saat pelantikan, Susi menuai kontroversi karena kedapatan menghisap sebatang rokok dan memiliki tato, sesuatu yang tidak lazim dimiliki oleh menteri Indonesia. Atas tindakannya ini, Susi mendapatkan baik pujian dan kritikan di media sosial.
Menurut pendapat saya, seorang ibu Susi pantas saja menjadi seorang Menteri Kelautan dan Perikanan. Karena beliau sudah lama berkecimpung di dunia kelautan sejak kecil, dan beliau juga seorang yang tegas. Seharusnya masyarakat yang kurang setuju dengan dipilihnya Ibu Susi jangan memandang sebelah mata saja. Jangan hanya melihat orang dari sisi negatifnya, tetapi kita harus bisa melihat sisi positifnya juga. Menurut saya kinerja Ibu Susi sudah tidak diragukan lagi, terlihat dalam usaha yg digelutinya dulu dapat berkembang dengan baik. Saya harap ibu susi dapat memajukan Kelautan dan Perikanan di Indonesia.



Analisis STP Rumah Makan Bakso Menjerit

              
        Bakso Menjerit adalah nama rumah makan yang sangat cocok bagi orang yang menyukai makanan pedas. Karena di rumah makan ini sudah tersedia bakso dan mi ayam dengan tingkat kepedesan yang luar biasa.

Segmentasi :
Demografi, penjualan rumah makan ini ditujukan untuk para penduduk dalam negeri maupun luar negeri. Makanan ini juga tidak mengandung pengawet sehingga baik dan aman untuk semua kalangan. Mulai dari anak – anak hingga usia lanjut juga dapat menikmati makanan yang terjual di rumah makan ini.

Targetting :
Target dari rumah makan ini adalah para pria dan wanita yang mencintai makanan – makanan yang pedas. Umumnya dari usia remaja - dewasa. Karena kebanyakan yang datang kesini para mahasiswa/i, maka rumah makan ini dikenal cepat oleh masyarakat hanya dengan mulut ke mulut saja.

Positionning :


Setiap orang yang membuka suatu usaha pasti menginginkan usahanya dapat berkembang dengan cepat. Maka rumah makan ini membuat  slogan yg berbeda dari rumah makan yg lain. Berikut ini adalah SLOGAN dari Rumah Makan Bakso Menjerit  :
"HARI INI BAYAR, BESOK GRATIS"

Thursday, October 16, 2014

"Rumah Makan Bakso Menjerit"

Hai kita jumpa lagi nih, sekarang saya dapet tugas ketigaaa...haha
Sekarang  saya akan memposting impian saya dalam membuka suatu usaha. Hmm.... pengennya sih bikin usaha yang kedepannya bakalan tetep banyak diminati oleh masyarakat semua. Kan rata – rata anak kecil sampai anak gede, bahkan orang tua pun semua menyukai bakso. Oleh karena itu, saya kepingin  membuat usaha makanan yang berbeda dengan makanan – makanan yang lain. yap saya ingin membuat rumah makan bakso. Dan saya berinama dengan sebutan  “RM. BAKSO MENJERIT”  kenapa menjerit?? Anda penasaraaann?? Ayoo datang langsung kesini... 


Saya membuka usaha ini dengan memilih lokasi yang tidak susah untuk ditemukan,karena lokasi RM. Bakso Menjerit ini berada di daerah Tebet. Saya memilih lokasi ini karena tempatnya yang strategis. Dan memberi nama Bakso Menjerit karena didalam baksonya ada campuran – campuran yang berbeda dari bakso yang lain. Biasanya setiap bakso isinya hanya daging urat, telur dan kosongan. Tapi kalau disini tidak hanya itu saja, didalam baksonya sudah diberi sesuatu yang dapat membuat pembeli MENJERIT – JERIT... Daaannn di Rumah Makan ini terdapat tingkat kepedasan dari baksonya juga loh.. tingkat kepedasan disini mulai dari level 1 hingga level 3. Satu porsinya terdapat 4 buah bakso. naahh... ini kita lihat gambarnya dibawah 




Di RM. Bakso Menjerit ini tidak hanya menyediakan bakso saja. Selain bakso, disini juuga terdapat minuman – minuman yang segar dan hangat, dan terdapat Mi Ayam Ceker. Mi ayam ceker ini juga tidak kalah enak dengan baksonya. Karena mi ayam ini juga terdapat tingkat kepedasannya. Satu porsi mi ayam hanya mendapat 2 ceker saja. Mi ayam nya mulai level 1 hingga level 2. Jika kalian hanya memiliki uang Rp 15.000, anda tidak perlu khawatir karena disini anda sudah dapat memesan makanan yang kalian inginkan beserta minumannya. Harga disini terjangkau untuk semua kalangan. Mulai dari harga Rp 12.000 hingga harga Rp 25.000. dan inilah mi ayam cekernyaa.. hmmm keliatan enak kan? bikin laper kan? ayoo datang kesinii... hehehe :p
                                        

Rumah Makan ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 - 22.00 WIB. Selain menu yang berbagai macam, yang membuat Rumah Makan Bakso Menjerit ini beda dari yang lain juga terdapat dari pelayanan yang ada di Rumah Makan ini. Para pelayan baik pria maupun wanita semua menggunakan topi yang terbuat dari kertas dan ada gambar baksonya hheehe.. dan tempat makannya pun bernuansa biru muda dan dipadukan dengan soft pink. Disini juga tersedia wifii gratis,Waaaa  pasti enak kan buat anak muda yang suka nongkrong, cuman dengan mengeluarkan uang Rp 15 ribu rupiah sudah dapat makan, minum, dan ongkrong sepuasnya. Hehehe... saya berharap agar para pelanggan puas dengan menu - menu yang kami sajikan dan dengan suasana ditempat makannya.

Wednesday, October 8, 2014

ulasan pengusaha yang sukses




Dalam tugas kedua tentang ulasan pengusaha yang  sukses. Saya akan memberi ulasan  seorang pengusaha sembako, yang bernama Suroto. Ia lahir di Solo pada tanggal 4 April 1972, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Pada saat kecil ia bercita – cita ingin menjadi seorang Presiden. Namun karena tidak memiliki ijazah yang tinggi, maka pada akhirnya beliau memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha sembako yang berada di Bekasi. Awal mula beliau merintis karirnya, sehabis lulus jenjang SMA ia memberanikan diri untuk merantau ke Jakarta bersama ketiga temannya. Tempat yang mereka tuju adalah Depok. Tepatnya di Jalan Margonda Raya. Pada tahun 1989 mereka bertiga mencoba  bekerja menjadi buruh di sebuah pabrik ciki. Tetapi mereka bertiga bekerja disana hanya berjalan 2 tahun, karena pabrik tersebut terbakar. Setelah pabrik tersebut terbakar, mereka bertiga masih mencari pekerjaan lagi. Namun kedua temannya memutuskan untuk pulang kembali ke Solo dan ingin memulai karirnya disana. Tetapi lain halnya dengan bapak Suroto. Beliau memilih untuk tetap tinggal di Jakarta, karena beliau memiliki keyakinan yang kuat akan berhasil jika tetap di Jakarta.

Pada tahun 1991 ia kembali merantau. Tetapi bukan di daerah Depok, melainkan di daerah Pondok Gede, Bekasi. Disana ia bekerja sebagai kuli bangunan selama 6 bulan. Setelah 6 bulan berlalu, beliau menginginkan pekerjaan yang lain. Dan ia memutuskan untuk berhenti menjadi kuli bangunan, dan memilih pekerjaan yang baru sebagai penjaga toko di Pondok Gede.  Selain menjadi penjaga toko, beliau sudah memulai usaha sembako yang masih kecil – kecilan. Usaha kecil – kecilan yang dibangunnya bermodal 5jt. Jadi di pagi hari beliau bekerja sebagai penjaga toko dan di malam hari beliau menjaga usaha yang sedang dibangunnya sendiri. Ia menjalani pekerjaan sebagai penjaga toko hanya berlangsung selama 12 tahun. Setelah itu ia mencoba menekuni usahanya sendiri.

Pada awal tahun 1995 beliau menemukan pasangan hidupnya. Tak lama setelah menikah, mereka langsung dikaruniai seorang anak perempuan. Mereka tinggal di Pondok Gede, Bekasi. Kemudian pada tahun 2002, usaha sembako  yang ditekuninya itu sudah mulai berkembang dengan baik.  Ia memilih usaha tersebut karena menurutnya prospek usaha untuk kedepannya sangatlah baik. Pada tahun 2004 usahanya sudah semakin meningkat, itu terbukti karena yang tadinya hanya sebuah toko klontong dan sekarang sudah berkembang menjadi  sebuah agen sembako. Sekarang beliau tidak lagi mengurus usahanya itu sendiri, sekarang beliau telah memiliki 6 karyawan. Beliau memperoleh keuntungan setiap bulannya mencapai 10 juta rupiah. Beliau sangat senang menjalani pekerjaannya sekarang, karena dengan usahanya sekarang Ia dapat menyekolahkan kedua anaknya dan dapat menyenangkan orangtuanya. Selain itu ia juga bangga karena dapat memperkerjakan orang , dengan cara tersebut ia dapat membantu orang itu. Tetapi usaha bapak Suroto tidak selalu berjalan mulus, beliau pernah mengalami pasang surut dalam usahanya tersebut. Ia pernah mengalami kerugian karena harga barang sembako yang sedang naik turun.

Selama menjalani usaha sembako, bapak Suroto juga merintis usaha bakso. Usaha bakso yang dijalaninya juga sudah berkembang dengan baik. Meskipun usaha sembako dan bakso nya belum memiliki cabang, tetapi beliau sudah mendapatkan peghasilan yang cukup banyak perbulannya. Sampai sekarang ia masih tetap turun tangan di toko sembakonya walaupun disana sudah ada karyawan. Dan hingga saat ini ia tidak pernah menyesal menjadi seorang wirausaha dan tidak lupa selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kepadanya.

yaaa... sekian ulasan pengusaha sukses dari Bapak Suroto, semoga bermanfaat bagi yang baca yaa hehehe..^^

Sunday, September 28, 2014

Perkenalan diri


Selamat pagi....kenalin nama gue Tita Indriana. Biar lebih akrab ngomongnya "gue" aja ya hehehe.. Biasanya dipanggil Tita / Ita. Gue anak ke-4 dari 4 bersaudara. Tapi, jarak gue ke kakak gue jauh- jauh. Sama yang pertama 14 tahun, sama yang kedua 13tahun. Nah, kalo sama yang ketiga 6 tahun. Tapi kalo sama yang ketiga seriiingg banget berantem, akur kalo ada maunya doang :( . Kakak gue yang pertama dan yang kedua mereka udah nikah dan punya anak, tapi kalo yang ke-3 masih asik kerja aja sih kayaknya. Jadi sekarang kalo dirumah tinggal ber-4 ajadeh. Sepi sih cuman ber-4 dirumah, tp jadinya udah kebiasaan sepi deh haha. Cuman kalo kakak gue yang udah nikah pada dateng, baru deh rumah terasa ramee banget gara-gara ada anaknya pada masih kecil- kecil. Gue lahir di Bekasi, tanggal 10 bulan mei dan tahun 1996. Yap lebih tepatnya sekarang udah berumur 18 tahun hahaha. Gue tinggal di Jatiwaringin, Pondok Gede. Dari TK, SD, SMP, SMA dan sampai KULIAH pun tetep gak pernah yang jauh dari rumah, tetep masih di bekasi- bekasi aja. Huhuhu cinta banget sama bekasi kali yaa. Gue lulusan SMA Negeri 5 Bekasi. Waktu itu ambilnya jurusan IPS jadi sekarang kepngen banget masuk akuntansi hehe. Daaann sekarang udah jadi mahasiswi deh, setelah beberapa bulan nganggur diem dirumah akhirnya sekarang udah mulai kuliah. Gue kuliah di GUNADARMA kalimalang ya bisa dibilang juga Kampus J1. Gue masuk situ ambil jurusan akuntansi dan semoga 4 tahun lagi bisa langsung selesai dan dengan IPK yang bagus juga. Amiinn...

Oiya gue berhijab. Mulai pake kerudungnya sih baru pas kelas 2 SMA. Gak di suruh sama orang tua sih, tiba- tiba kepengen aja pake. Entahlah itu karena faktor dulu gue pernah les nf dan jd terbiasa pake kerudung atau karena temen gue di SMA banyak yang berkerudung juga. Pas pertama sih suka nyoba iseng- iseng kalo lagi pergi sama kakak atau sama ibu pake kerudung. Terus kadang juga suka nyoba dirumah coba-coba model hijab liat di youtube hahaha. Dan akhirnya Alhamdulillah pas gue masih galau mau pake kerudung atau enggak, keluarga,temen,sodara semua pada ngedukung gue buat memakai kerudung. Alhamdulillah banget sih gue sampai sekarang masih bertahan menggunakan kerudung, yaa walaupun kalo dirumah masih suka lepas sih. Tapi kalo pergi keluar rumah udah pake. Semoga kerudung yang gue pake bisa selamanya akan gue pake dan gue gak bosen- bosen buat pakenyaa. Hehehe... dan inilah foto gue dengan hijab yang ala kadarnyaa x­_x  



seginii dulu yaa perkenalannya, dilanjut kapan- kapan lagi.. hahaha..  HAPPY WEEKEND :)

Friday, July 19, 2013

Bukber Levostre

Yap, ini sebagian foto bukbernya levostre, gak semua anggota levostre ikut nih, cuman 20an aja yang dateng. tapi berharap pertemuan - pertemuan levostre selanjutnya bisa hadir semua ya guuyyss. Cinta kalian deh :*:*:*